LAMONGAN — Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, terus menunjukkan dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional melalui monitoring lahan pertanian milik warga di Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan yang dilaksanakan Kamis (20/8/2026) mulai pukul 09.30 WIB tersebut menyasar lahan tanaman kacang hijau milik warga yang telah memasuki masa siap panen.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H., mengatakan bahwa monitoring tersebut merupakan tindak lanjut arahan terkait penguatan ketahanan pangan dan upaya mewujudkan swasembada pangan. Menurutnya, kepolisian memiliki peran dalam mendukung masyarakat melalui pemantauan dan pendampingan agar lahan pertanian dapat dimanfaatkan secara produktif dan memberikan hasil yang optimal.

“Kami terus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian produktif. Tanaman kacang hijau yang saat ini sudah siap panen menunjukkan bahwa lahan masyarakat dapat memberikan hasil yang bermanfaat. Kami berharap keberhasilan ini dapat memotivasi petani untuk terus menanam dan mengembangkan komoditas pangan,” ujar IPTU Moch. Sokep.

Kegiatan monitoring dilaksanakan oleh anggota Polsek Sarirejo, termasuk Aiptu Rusdi selaku petugas Polmas Desa Dermolemahbang. Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan secara langsung terhadap kondisi tanaman kacang hijau yang dikelola warga. Pemantauan dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus membangun komunikasi dengan petani mengenai kondisi lahan dan proses budidaya.

Tanaman kacang hijau yang dimonitor diketahui telah memasuki tahap siap panen. Kondisi tersebut menjadi kabar positif dalam mendukung program ketahanan pangan di wilayah Kecamatan Sarirejo. Hasil pertanian yang diperoleh diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi petani dan keluarganya.

Monitoring ketahanan pangan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Polri dalam menindaklanjuti arahan terkait penguatan swasembada pangan Indonesia. Kepolisian mendorong pemanfaatan potensi pertanian yang ada di masing-masing wilayah agar dapat memberikan kontribusi terhadap ketersediaan pangan secara berkelanjutan.

IPTU Moch. Sokep menjelaskan bahwa keberhasilan program ketahanan pangan tidak hanya ditentukan oleh luas lahan, tetapi juga semangat masyarakat dalam mengelola lahan secara konsisten. Karena itu, dukungan dan motivasi kepada petani menjadi salah satu hal penting agar kegiatan pertanian terus berkembang.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2