LAMONGAN — Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, Polda Jawa Timur, melaksanakan patroli kewilayahan sekaligus monitoring potensi bencana alam di sejumlah wilayah Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Kamis (20/8/2026).
Kegiatan tersebut menyasar area persawahan dan embung di Desa Gempoltukmloko dan sekitarnya sebagai langkah preventif untuk mengetahui kondisi lingkungan serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
Kapolsek Sarirejo IPTU Moch. Sokep, S.H., mengatakan bahwa patroli monitoring bencana merupakan langkah pencegahan yang dilakukan kepolisian untuk mengetahui kondisi wilayah secara langsung, khususnya pada lokasi yang memiliki potensi risiko akibat perubahan kondisi lingkungan. Menurutnya, pemantauan secara berkala diperlukan agar potensi gangguan dapat diketahui lebih awal dan dapat segera dikoordinasikan dengan pihak terkait apabila ditemukan kondisi yang membutuhkan penanganan.
“Kami melakukan patroli dan monitoring secara langsung untuk melihat kondisi embung, area persawahan, maupun lingkungan sekitar. Ini merupakan langkah antisipasi agar apabila ditemukan potensi bencana atau kondisi yang membahayakan masyarakat, dapat segera ditindaklanjuti dan dikoordinasikan dengan instansi terkait,” ujar IPTU Moch. Sokep.
Kegiatan patroli dilaksanakan pada Kamis (20/8/2026) mulai sekitar pukul 10.00 WIB hingga selesai. Petugas jaga Polsek Sarirejo menyusuri sejumlah wilayah yang menjadi sasaran pemantauan, termasuk area persawahan dan embung di Desa Gempoltukmloko.
Dalam kegiatan tersebut, personel melakukan pengecekan terhadap kondisi debit air embung atau waduk. Pemantauan dilakukan untuk mengetahui perkembangan volume air serta mengantisipasi kemungkinan adanya kondisi yang dapat berpengaruh terhadap lingkungan maupun lahan pertanian di sekitar lokasi.
Selain embung, area persawahan juga menjadi sasaran monitoring. Petugas mengamati kondisi lahan dan akses jalan di sekitar persawahan sebagai bagian dari pemetaan potensi kerawanan. Area pertanian memiliki keterkaitan langsung dengan aktivitas masyarakat sehingga kondisi lingkungan perlu diperhatikan secara berkala.
Personel juga melakukan pemantauan terhadap keberadaan pohon yang berpotensi tumbang. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya mencegah risiko terhadap keselamatan masyarakat, terutama pada lokasi yang menjadi jalur aktivitas warga. Apabila ditemukan pohon atau kondisi lingkungan yang dinilai membahayakan, petugas dapat melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolsek Sarirejo menegaskan bahwa upaya mitigasi bencana membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Masyarakat diharapkan memiliki kepedulian terhadap kondisi lingkungan dan segera menyampaikan informasi kepada aparat apabila menemukan potensi bahaya.





