“Baunya masih sangat terasa pak. Terutama kalau angin berhembus ke arah rumah kami. Sumbernya sepertinya dari saluran pembuangan limbah dapur MBG itu,” ujarnya, Senin (14/09).
Warga tersebut juga mengetahui adanya kunjungan dari pihak DLHK beberapa waktu lalu.
“Iya, setahu saya beberapa minggu lalu ada petugas dari dinas yang datang meninjau IPAL. Tapi nyatanya sampai sekarang baunya masih saja ada. Kalau sudah diperbaiki, seharusnya kan tidak bau lagi,” keluhnya.
Ia menambahkan bahwa warga setempat berharap pihak pengelola dapur MBG dan pemerintah daerah dapat segera mengatasi masalah ini secara permanen.
“Kami berharap ada solusi cepat. Jangan sampai ini dibiarkan terus-menerus dan mengganggu kenyamanan kami sebagai warga di sini,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, redaksi tetap menunggu klarifikasi pihak pengelola Dapur MBG Desa Bontobangun maupun Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba untuk mendapatkan konfirmasi lebih lanjut terkait penanganan masalah limbah ini.





