LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Pucuk Polres Lamongan meningkatkan patroli di sejumlah objek vital untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas).

Seperti pada Minggu (13/9/2026), personel Polsek Pucuk menyambangi Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kecamatan Pucuk, Kabupaten Lamongan, sekaligus mengingatkan karyawan dan masyarakat untuk mewaspadai potensi tindak kriminalitas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Pucuk AKP Kharis Ubaidillah, S.Sos., M.H. mengatakan patroli objek vital merupakan salah satu langkah preventif kepolisian dalam mengantisipasi gangguan kamtibmas. SPBU menjadi salah satu lokasi yang mendapat perhatian karena aktivitas masyarakat dan transaksi keuangan berlangsung cukup intensif sehingga diperlukan kewaspadaan bersama.

“Patroli di objek vital kami tingkatkan sebagai langkah pencegahan terhadap berbagai potensi gangguan kamtibmas. Kehadiran anggota di lapangan diharapkan dapat memberikan rasa aman sekaligus mengingatkan masyarakat dan karyawan agar selalu meningkatkan kewaspadaan,” kata AKP Kharis.

Patroli dialogis tersebut dilaksanakan Aipda Lestari dan Aipda Suwito. Setibanya di SPBU, kedua personel melakukan pemantauan situasi di sekitar area pengisian bahan bakar serta berdialog langsung dengan karyawan dan sejumlah pengunjung.

Dalam dialog tersebut, petugas menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas. Karyawan SPBU diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai modus tindak kejahatan, terutama pencurian serta kemungkinan peredaran uang palsu dalam transaksi pembayaran.

Petugas meminta karyawan lebih teliti ketika menerima uang tunai dari konsumen, terutama pada saat kondisi SPBU ramai. Kewaspadaan dinilai penting untuk mencegah adanya pihak yang memanfaatkan kesibukan petugas untuk melakukan tindak kejahatan.

Selain terkait transaksi, kondisi keamanan lingkungan SPBU juga menjadi perhatian. Personel Polsek Pucuk mengingatkan pengelola maupun karyawan agar melakukan pemantauan secara berkala terhadap area sekitar dan mengenali aktivitas yang dianggap tidak biasa atau mencurigakan.

AKP Kharis menuturkan, upaya menjaga keamanan objek vital membutuhkan kerja sama antara kepolisian, pengelola, karyawan dan masyarakat. Menurutnya, informasi dari masyarakat memiliki peran penting dalam membantu kepolisian melakukan langkah pencegahan maupun penanganan apabila ditemukan indikasi gangguan keamanan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2