LAMONGAN, BeritaSiber.com – Kapolsek Sarirejo Polres Lamongan IPTU Moch Sokep, S.H. menjadi pembina upacara bendera di SMK Negeri 1 Sarirejo, Desa Gempoltukmloko, Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan, Senin (14/9/2026).

Di hadapan para pelajar, Kapolsek menyampaikan sejumlah pesan penting, mulai dari semangat belajar, pengembangan bakat dan minat, penggunaan media sosial secara bijak hingga peran generasi muda sebagai agen perubahan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Sarirejo IPTU Moch Sokep, S.H. mengatakan masa sekolah merupakan periode penting bagi generasi muda untuk membentuk karakter sekaligus mempersiapkan masa depan. Karena itu, pelajar diminta memanfaatkan kesempatan menempuh pendidikan dengan sebaik-baiknya dan tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif yang dapat mengganggu proses belajar.

“Tugas utama seorang pelajar adalah belajar dan mempersiapkan masa depan. Gunakan kesempatan selama berada di sekolah untuk menambah ilmu, membangun karakter dan mengembangkan kemampuan sehingga nantinya dapat menjadi generasi yang bermanfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa dan negara,” kata IPTU Moch Sokep.

Upacara dimulai sekitar pukul 07.00 WIB di lapangan SMK Negeri 1 Sarirejo. Selain Kapolsek, kegiatan dihadiri Kepala SMKN 1 Sarirejo, perwakilan Dinas Pendidikan Kabupaten Lamongan, AIPTU M. Huda, jajaran guru serta siswa-siswi SMKN 1 Sarirejo.

Dalam amanatnya, Moch Sokep mengingatkan para pelajar agar tidak hanya terpaku pada kegiatan akademik. Bakat dan minat yang dimiliki siswa juga perlu dikembangkan melalui kegiatan positif sehingga mampu menjadi bekal dalam meraih cita-cita.

Menurutnya, setiap pelajar memiliki potensi berbeda. Sekolah menjadi salah satu tempat untuk mengenali dan mengembangkan potensi tersebut, baik melalui kegiatan olahraga, seni, organisasi, keterampilan maupun aktivitas positif lainnya.

“Salurkan bakat dan minat pada kegiatan yang positif dan membawa manfaat. Jangan menghabiskan masa muda untuk kegiatan yang justru merugikan diri sendiri. Prestasi tidak hanya bisa diraih di bidang akademik, tetapi juga melalui berbagai kemampuan positif yang dimiliki,” ujarnya.

Selain memberikan motivasi belajar, Kapolsek menyoroti perkembangan penggunaan media sosial di kalangan generasi muda. Kemudahan memperoleh dan menyebarkan informasi melalui internet dinilai harus diimbangi dengan kemampuan memilah informasi secara kritis.

Pelajar diminta tidak langsung mempercayai maupun menyebarluaskan setiap informasi yang diterima melalui media sosial. Informasi yang belum diketahui kebenarannya perlu diperiksa terlebih dahulu agar para siswa tidak menjadi bagian dari penyebaran hoaks.

“Gunakan media sosial secara baik dan bijak. Jangan mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Biasakan mengecek sumber informasi sebelum mempercayai atau membagikannya kepada orang lain,” pesan Moch Sokep.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2