BERITASIBER.COM | ACEH SINGKIL – Pembangunan jalan lingkungan di kawasan permukiman Aceh Baru, Kabupaten Aceh Singkil, yang dibiayai Dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh senilai Rp3,4 miliar menjadi perhatian warga. Pasalnya, proyek yang tercantum dalam anggaran tahun 2025 tersebut baru terlihat mulai dikerjakan menjelang penutupan tahun anggaran.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan informasi pada papan proyek, pekerjaan jalan lingkungan ini dijadwalkan berlangsung selama hampir empat bulan, terhitung sejak 8 September hingga 31 Desember 2025. Namun, pantauan di lapangan menunjukkan aktivitas pekerjaan fisik baru tampak berjalan sekitar sepekan terakhir, tepat menjelang akhir Desember.

Sejumlah warga sekitar mengaku terkejut dengan dimulainya pekerjaan yang terkesan mendadak. Mereka menilai pelaksanaan proyek tidak berjalan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kalau sesuai papan proyek, harusnya dari September sudah ada kegiatan. Tapi ini baru terlihat alat berat dan pekerja masuk menjelang akhir Desember. Kesannya dikebut agar selesai sebelum tutup tahun,” kata salah seorang warga setempat, Minggu (28/12/2025).

Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran terkait kualitas pekerjaan. Warga menilai pengerjaan proyek bernilai miliaran rupiah yang dilakukan dalam waktu singkat berisiko mengorbankan mutu konstruksi.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2