“Kami dari Polsek Solokuro akan terus hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan penyuluhan, pembinaan, dan edukasi. Ini sebagai bentuk komitmen kami dalam menjaga generasi penerus agar tetap berada di jalan yang benar, sehat, cerdas, dan berakhlak baik,” tambahnya.
Pihak kepolisian juga menekankan pentingnya peran lingkungan pendidikan dalam membentuk karakter generasi muda yang disiplin, taat aturan, serta memiliki kesadaran hukum. Pondok pesantren sebagai lembaga pendidikan berbasis keagamaan dinilai memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai moral dan spiritual kepada para siswa maupun santri.
Selain memberikan penyuluhan, kegiatan anjangsana ini juga menjadi sarana mempererat sinergitas antara Polri dengan tokoh agama, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah Kecamatan Solokuro.
Pengurus Pondok Pesantren Roudhotul Muta’abidin menyambut baik kegiatan tersebut dan mengapresiasi perhatian dari Polsek Solokuro terhadap pembinaan generasi muda. Menurutnya, sosialisasi seperti ini sangat penting sebagai langkah preventif di tengah perkembangan teknologi dan berbagai tantangan sosial saat ini.
Polsek Solokuro menegaskan bahwa pihaknya tidak akan berhenti melakukan pembinaan, penyuluhan, dan himbauan kepada para siswa, guru pengajar, serta masyarakat luas.
“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang sehat, aman, religius, dan terbebas dari berbagai pengaruh negatif,” pungkasnya.





