Petugas juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan aliran listrik sebagai jebakan tikus di area persawahan karena sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan korban jiwa. Selain itu, pemilik warung dan kafe diimbau untuk tidak menyediakan minuman keras serta membatasi jam operasional selama bulan Ramadan guna menjaga ketertiban dan kenyamanan lingkungan.
“Selain itu, kami mengajak seluruh masyarakat agar tidak terlibat dalam aksi-aksi yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain, serta tetap menjaga kerukunan dan toleransi selama bulan suci ini,” tambahnya.
Kegiatan patroli dialogis ini juga dimanfaatkan untuk berdialog langsung dengan masyarakat guna menyerap aspirasi, mendengarkan keluhan, serta memperoleh informasi terkait kondisi keamanan di lingkungan setempat. Dengan pendekatan komunikasi dua arah, diharapkan terjalin hubungan yang semakin harmonis antara kepolisian dan masyarakat.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Tidak ditemukan adanya gangguan kamtibmas yang menonjol. Masyarakat menyambut baik kehadiran petugas patroli dan mengapresiasi langkah Polsek Kembangbahu dalam menjaga keamanan, khususnya di bulan Ramadan.
Kapolsek Kembangbahu menegaskan bahwa patroli dialogis akan terus dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan sebagai bentuk komitmen Polri dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan sinergi dan kerja sama yang baik antara kepolisian dan masyarakat, kami optimistis situasi kamtibmas di wilayah Kembangbahu selama bulan Ramadan dapat terus terjaga dalam kondisi aman dan kondusif,” pungkasnya.(Bs)






