BERITASIBER.COM — Kepolisian Sektor (Polsek) Solokuro, jajaran Polres Lamongan Polda Jawa Timur, terus menggencarkan upaya pembinaan karakter generasi muda sejak dini. Mewakili Kapolsek Solokuro, Kanit Binmas Aiptu Sarmadi hadir sebagai Inspektur Upacara di sekolah-sekolah yang berada di wilayah hukum Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur.

Kegiatan pembinaan melalui program pembina upacara di sekolah ini rutin dilaksanakan sebagai wujud kepedulian institusi kepolisian terhadap dunia pendidikan. Langkah preventif tersebut bertujuan untuk membentengi para pelajar dari berbagai pengaruh negatif pergaulan bebas, kenakalan remaja, serta ancaman kejahatan digital yang kini tengah marak di tengah masyarakat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam amanatnya di hadapan para guru dan ratusan siswa, Aiptu Sarmadi menyampaikan sejumlah pesan penting yang berkaitan langsung dengan masa depan para pelajar. Salah satu poin utama yang menjadi sorotan adalah pentingnya menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk perundungan (bullying).

Aiptu Sarmadi mengingatkan bahwa tindakan bullying baik secara fisik, verbal, maupun psikologis dapat meninggalkan dampak trauma yang mendalam bagi korban serta berakibat hukum bagi pelakunya. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh siswa untuk saling menghargai, menumbuhkan rasa empati antarteman, serta segera melaporkan kepada pihak guru atau kepolisian jika melihat adanya tindakan perundungan di lingkungan sekolah.

Selain masalah perundungan, bahaya penyalahgunaan narkotika juga menjadi penekanan serius dalam amanat tersebut. Dengan tegas, Kanit Binmas menyerukan kepada seluruh pelajar untuk mengucapkan “katakan tidak pada narkoba”. Menurutnya, narkoba adalah musuh bersama bangsa yang dapat merusak masa depan generasi penerus dalam sekejap, sehingga pelajar harus memiliki ketahanan mental untuk menolak segala bentuk tawaran barang haram tersebut.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2