BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Dalam rangka memperingati Hari AIDS Sedunia, Pemkab Lamongan bersama komunitas pemerhati kesehatan menggelar sosialisasi pencegahan HIV/AIDS sebagai bentuk komitmen menekan angka penularan di Kabupaten Lamongan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan yang berlangsung Sabtu (6/12/2025) ini melibatkan berbagai elemen masyarakat, termasuk komunitas K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) serta pegiat HIV/AIDS.

Bupati Lamongan dalam sambutannya menegaskan bahwa upaya kolaboratif ini sangat penting, mengingat angka temuan baru HIV di Lamongan setiap tahun tergolong tinggi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Setiap tahun temuan baru di Kabupaten Lamongan tidak kurang dari 200 kasus, rata-rata 240–250 orang. Ini menjadi keprihatinan sehingga kita harus bergerak untuk mencegah penularan HIV agar tidak terus bertambah. Selain itu, kita harus mampu hidup berdampingan dengan penderita HIV/AIDS,” ujar Bupati Lamongan.

Menurutnya, edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai HIV/AIDS harus terus diperluas agar penyebarannya dapat ditekan sekaligus mengurangi stigma diskriminatif terhadap ODHA (Orang Dengan HIV/AIDS).

Sementara itu Silvi Indriani selaku Pengawas Tenaga Kerja Korwil Lamongan menjelaskan bahwa sosialisasi ini merupakan rangkaian peringatan Hari AIDS Sedunia yang dikolaborasikan antara komunitas K3 Lamongan dan HIPPHA (Himpunan Pengusaha Peraih Penghargaan Program P2HIV/AIDS Jawa Timur).

HIPPHA merupakan himpunan perusahaan peduli HIV/AIDS di Jawa Timur yang aktif memberikan edukasi pencegahan HIV di lingkungan kerja.

“Kami rutin melakukan sosialisasi terkait pencegahan HIV/AIDS di tempat kerja. Selain edukasi internal, perusahaan juga memiliki program CSR untuk masyarakat, sekolah, dan lingkungan sosial lain,” jelas Silvi.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2