Selain itu, UMKM cenderung lebih tanggap terhadap kebutuhan lokal dan dapat menciptakan produk yang sesuai dengan permintaan pasar yang terus berubah. Pemerintah dan lembaga terkait juga dapat mengambil peran lebih aktif dengan memberikan dukungan berupa pelatihan, akses pembiayaan, serta bantuan teknologi kepada UMKM yang terlibat dalam sektor ini.
Dengan demikian, UMKM tidak hanya berperan sebagai solusi jangka pendek, tetapi juga sebagai motor penggerak perekonomian yang lebih berkelanjutan.
Pada akhirnya, penutupan pabrik bata memang merupakan kenyataan pahit bagi industri tersebut, namun dengan pendekatan yang tepat, UMKM bisa menjadi penggerak dalam menciptakan lapangan kerja baru dan membangun kembali ekonomi lokal. Pemanfaatan potensi UMKM, didukung oleh kebijakan yang tepat, akan membantu mengurangi dampak negatif dari penutupan pabrik serta memperkuat perekonomian nasional di masa depan.
Oleh: DR Abid Muhtarom, SE.,MSE ( Dekan fakultas ekonomi dan bisnis UNISLA)
Editor : Achmad Bisri
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.comĀ






