BERITASIBER.COM | BOYOLALI – Langkah strategis diambil Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mempercepat kemandirian pangan di sektor hortikultura.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali secara resmi memperkuat kolaborasi dengan Koperasi MAS Wonosobo melalui sistem kemitraan sederhana untuk memperluas lahan budidaya kentang.

Langkah ini merupakan bagian dari akselerasi visi Bupati Boyolali, Agus Irawan Dwi Fajar Nirwana, untuk membawa wilayahnya menuju swasembada kentang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kecamatan Selo menjadi titik awal keberhasilan transformasi ini. Berdasarkan data terbaru per Februari 2026, luas lahan tanam kentang di wilayah tersebut melonjak tajam menjadi 15 hektare (ha). Padahal, pada awal tahun 2025, lahan yang dikelola secara intensif hanya berkisar di angka 5 ha. Kenaikan sebesar 300 persen dalam setahun ini menunjukkan antusiasme petani yang tinggi terhadap model kemitraan yang ditawarkan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Boyolali, Suyanta S, P M.M, mengungkapkan bahwa kunci dari pesatnya perluasan lahan ini adalah pola kemitraan yang adil dan tidak memberatkan petani. Dalam kerja sama ini, hambatan utama petani seperti modal bibit dan ketidakpastian harga pasar berhasil ditiadakan.

“Kami menerapkan sistem kemitraan sederhana. Petani hanya perlu menyediakan lahan yang siap tanam. Sementara itu, Koperasi MAS Wonosobo bertanggung jawab penuh dalam penyediaan bibit unggul, pendampingan perawatan secara teknis, hingga penyerapan hasil panen atau pasar,” jelas Suyanta, Selasa (3/3/2026).

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2