Untuk memantau kesehatan para jamaah haji yang direncanakan berangkat pada tanggal 1 Juni 2023 ini, lanjut Samsuri, pihaknya turut memberangkatkan 28 petugas haji yang terdiri dari petugas kloter, petugas kesehatan, pembimbing ibadah dan KBIHU.

“InsyaAllah CJH dari Lamongan terbagi jadi 3 kloter yakni kloter 19,20 dan 21 yang direncanakan masuk asrama haji tanggal 30 Mei 2023 dan berangkat tanggal 1 Juni 2023. Kami juga akan memberangkatkan 28 petugas haji yang terdiri dari nakes, petugas kloter hingga pembimbing ibadah yang akan mendampingi para jamaah selama disana,” imbuhnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi saat membuka manasik haji menyampaikan, bahwa ibadah haji termasuk ibadah ketahanan, baik ketahanan fisik maupun ketahanan psikis karena dibutuhkan kesabaran yang sangat luar biasa.

Untuk itu, Beliau berharap para CJH mengikuti dengan baik pembekalan yang disampaikan.

“Kita bersama berkumpul untuk melaksanakan manasik haji di Masjid Namira. Selain tata cara ibadah haji yang benar juga diperlukan persiapan mental, jasmani dan rohani karena situasi di sana cuacanya beda dengan Indonesia, begitu juga keadaan dan budaya disana. Banyak perubahan disana seiring digitalisasi, sehingga nanti ketika diberi penjelasan untuk di mengerti sehingga saat pelaksanaan haji mengerti dan ibadah hajinya berjalan lancar,” ucap Pak Yes.

Tak mau menyia-nyiakan kesempatan, dihadapan jamaah haji, Pak Yes menitipkan doa dan harapan agar dalam menjalankan roda pemerintahan senantiasa diberi petunjuk Allah SWT untuk mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan.

Beliau juga mendoakan para jamaah haji diberi kelancaran dalam perjalanan dan pulang menjadi haji yang mabrur.

“Ibadah haji merupakan panggilan dari Allah SWT. Kami doakan perjalanan bapak ibu semua lancar dan pulang menjadi haji mambrur.

“Titip doa supaya dalam menjalankan roda pemerintahan senantiasa diberi petunjuk Allah SWT untuk mewujudkan kejayaan Lamongan yang berkeadilan,” pungkasnya.

Mengusung tagline ‘Haji Berkeadilan dan Ramah Lansia’, dalam perjalanan haji tahun ini terdapat jamaah haji tertua berusia 98 tahun atas nama Syukur bin Idin alamat Desa Balun Turi Lamongan dan jamaah termuda berusia 20 tahun atas nama Akbar Nur Husni Ardhi bin Jakfar Makruf Arjono beralamat di Jl. Kinameng Arofah 10 Sidokumpul Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2