BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Keberangkatan jemaah haji Kabupaten Lamongan pada musim haji 1447 Hijriah/2026 M tidak hanya menjadi momen spiritual, tetapi juga menghadirkan cerita inspiratif dari keberagaman usia para calon tamu Allah. Dari ribuan jemaah yang akan diberangkatkan, tercatat ada jemaah termuda berusia 17 tahun hingga jemaah tertua yang telah mencapai usia 90 tahun.

Berdasarkan data dari Sistem Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) tahun 2026, jemaah termuda adalah Najwa Amelia Huda, warga Kecamatan Solokuro. Di usia yang masih belia, Najwa menjadi simbol semangat generasi muda dalam merencanakan dan melaksanakan ibadah haji sejak dini. Sementara itu, jemaah tertua tercatat atas nama Mujiono bin Purwo, warga Kecamatan Kedungpring, yang tetap menunjukkan semangat luar biasa untuk menunaikan rukun Islam kelima di usia lanjut.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Lamongan, Abdul Ghofur, menyampaikan bahwa variasi usia jemaah tahun ini mencerminkan bahwa ibadah haji dapat dijalani oleh siapa saja yang telah memenuhi syarat, baik secara fisik maupun mental.

Seluruh calon jemaah, lanjutnya, telah melalui serangkaian tahapan penting, mulai dari verifikasi administrasi hingga pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Khusus untuk jemaah lanjut usia, pihaknya memberikan perhatian ekstra melalui pendampingan intensif dari petugas selama pelaksanaan ibadah di Tanah Suci.

“Pendampingan bagi jemaah lansia akan diperkuat agar mereka tetap nyaman dan aman selama menjalankan rangkaian ibadah haji,” ujarnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2