BERITASIBER.COM — Kepolisian Sektor (Polsek) Lamongan Kota, Resor Lamongan, terus mengintensifkan langkah-langkah preventif demi memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di pusat perkotaan tetap aman, tertib, dan kondusif. Sebagai wujud nyata perlindungan serta pengayoman kepada masyarakat, jajaran Polsek Lamongan Kota melaksanakan kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) serta Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar berbagai kawasan objek vital dan pusat aktivitas ekonomi di wilayah hukum Kecamatan Lamongan, Senin (20/7/2026).
Kegiatan patroli strategis yang dimulai sejak pagi hari pukul 08.00 WIB hingga selesai ini dipimpin langsung oleh perwira pengawas bersama personel piket fungsi gabungan. Adapun kekuatan personel yang diterjunkan dalam kegiatan ini melibatkan Aipda Agus Sudarwanto selaku KA SPKT I Polsek Lamongan Kota, didampingi Aiptu Andik Bagas S. selaku Ps. Kasi Humas, serta Aipda Andik Af dari unsur Reserse Kriminal (Reskrim). Dengan menggunakan sarana kendaraan dinas roda empat (Ranmor Kuda 14.01), tim patroli menyusuri sejumlah titik keramaian dan kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap potensi gangguan keamanan.
Dalam pelaksanaan patroli kali ini, rute yang disasar meliputi beberapa titik vital perekonomian dan perbankan di Kota Lamongan, di antaranya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Karanglangit, pabrik rokok PT Mitra Produksi Sigaret (MPS) Sampoerna, kantor pembiayaan finansial PT Federal International Finance (FIF), serta kawasan perbankan nasional di Bank BRI cabang setempat. Pemilihan lokasi-lokasi tersebut didasarkan pada tingginya tingkat perputaran uang, mobilitas warga yang padat, serta potensi kerawanan kejahatan konvensional yang kerap mengincar area keramaian umum.
Kapolsek Lamongan Kota, Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., menjelaskan bahwa kegiatan Patroli Kota Presisi (PKP) dan KRYD ini merupakan agenda rutin yang ditingkatkan intensitasnya guna mengantisipasi segala bentuk potensi gangguan Kamtibmas, mulai dari tindak kejahatan jalanan, potensi gesekan antar elemen masyarakat, hingga pengamanan area perumahan dan pusat perbelanjaan. Kehadiran aparat kepolisian berseragam dinas di tengah-tengah masyarakat diharapkan mampu memberikan rasa aman, sekaligus menciutkan nyali para pelaku kejahatan yang berniat melancarkan aksinya.





