“Dalam mengolah daging, sebaiknya hindari penggunaan minyak, santan, atau kecap secara berlebihan, karena kecap mengandung natrium yang cukup tinggi dan berpotensi meningkatkan tekanan darah,” ucapnya.
Memasak daging dengan cara memanggang, mengukus, atau merebus tanpa menambahkan banyak minyak menjadi pilihan yang lebih sehat. Selain itu, penting untuk mengimbangi konsumsi daging dengan makanan berserat tinggi.
“Serat membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dengan membentuk gelatin di saluran pencernaan yang mengikat asam empedu dan kolesterol untuk kemudian dikeluarkan melalui feses,” imbuh Olis.
Tak kalah penting, menjaga asupan cairan dengan banyak minum air putih, setidaknya delapan gelas sehari, sangat dianjurkan. Aktivitas fisik seperti olahraga ringan selama 30 menit setiap hari juga sangat membantu menjaga metabolisme tubuh tetap optimal.
“Semoga dengan menerapkan kebiasaan ini, konsumsi daging kurban tetap aman tanpa menimbulkan gangguan kesehatan,” tambahnya.
Dengan demikian, masyarakat diharapkan dapat menikmati momen Idul Adha dengan bijak, tetap menjaga kesehatan, dan menerapkan pola makan yang seimbang meskipun dalam suasana perayaan.(*)





