BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Upaya meningkatkan daya saing pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sektor makanan di Kecamatan Lamongan terus dilakukan melalui kegiatan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan dan Analisis Rasio Keuangan yang digelar pada 13 September 2022.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kegiatan ini menghadirkan Rosdiyati, S.E., M.S.A. sebagai pemateri utama dan diikuti oleh para pelaku UMKM makanan dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Lamongan.

Program pendampingan ini dirancang untuk menjawab tantangan klasik yang selama ini dihadapi banyak UMKM, yakni pengelolaan keuangan usaha yang masih sederhana dan sering kali tercampur dengan keuangan pribadi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kondisi tersebut menyebabkan pelaku usaha kesulitan mengetahui kondisi riil keuangan bisnisnya, mulai dari tingkat keuntungan, efisiensi biaya, hingga kemampuan usaha untuk berkembang secara berkelanjutan.

Dalam paparannya, Rosdiyati menjelaskan bahwa laporan keuangan bukan sekadar kewajiban administrasi, melainkan alat penting dalam pengambilan keputusan usaha. Banyak UMKM yang sebenarnya memiliki potensi besar, namun sulit naik kelas karena tidak memiliki pencatatan keuangan yang tertib dan terstruktur.

Melalui pendampingan ini, peserta dibekali pemahaman dasar tentang penyusunan laporan laba rugi, neraca sederhana, serta analisis rasio keuangan yang mudah diaplikasikan sesuai skala usaha mereka.

“UMKM tidak harus langsung menggunakan sistem yang rumit. Yang terpenting adalah konsistensi pencatatan dan pemisahan yang jelas antara keuangan usaha dan keuangan pribadi. Dari laporan sederhana itu, pelaku usaha sudah bisa menilai apakah usahanya sehat, efisien, dan layak dikembangkan,” jelas Rosdiyati di hadapan peserta.

Kegiatan berlangsung secara interaktif, di mana peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga diajak mempraktikkan langsung penyusunan laporan keuangan berdasarkan data usaha masing-masing. Pendekatan ini membuat peserta lebih mudah memahami materi karena langsung dikaitkan dengan kondisi riil usaha yang mereka jalankan sehari-hari, baik usaha makanan ringan, olahan tradisional, maupun produk kuliner khas Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2