Dianto menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik antara dinas terkait untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan warga Lamongan yang baru pulang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Kami akan terus memantau perkembangan situasi ini dan memberikan informasi terbaru kepada masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Siti Maimunah, salah satu anggota keluarga dari Maftuhin, salah satu WNI yang sempat berada di Iran, mengungkapkan rasa syoknya ketika mendengar kabar mengenai meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ia merasa lega setelah mendengar informasi terakhir bahwa salah satu anggota keluarganya telah pulang ke Tanah Air.

Maftuhin, di mata Siti Maimunah, adalah sosok yang pendiam namun sangat pintar, sehingga berhasil mendapatkan pekerjaan di luar negeri.

“Kemarin itu sudah bilang Agustus rencananya mau pulang, langsung sudah tidak kembali ke sana lagi, berhubung ini katanya ada perang, dipulangkan sama pemerintah,” ujarnya.

Dengan adanya kepulangan ini, diharapkan dapat memberikan kejelasan dan kepastian bagi keluarga serta masyarakat Lamongan mengenai status keempat warga yang dievakuasi dari Iran.

Pihak berwenang akan terus memberikan informasi terkini mengenai situasi ini, serta memastikan bahwa para WNI yang pulang dalam keadaan baik dan mendapatkan dukungan yang diperlukan.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2