Semangat para pedagang ini pun mendapat apresiasi dari warga dan pengunjung yang datang ke alun-alun. Mereka dinilai telah memberi contoh bahwa nasionalisme bisa diwujudkan dalam bentuk sederhana, tanpa harus meninggalkan pekerjaan sehari-hari.
Pihak panitia pelaksana upacara pun mengaku bangga melihat antusiasme masyarakat, khususnya dari kalangan pedagang. Menurut mereka, partisipasi aktif dari semua lapisan masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap makna kemerdekaan.
“Kami sangat mengapresiasi warga, termasuk para pedagang yang tetap bersemangat mengikuti upacara. Ini menunjukkan bahwa semangat nasionalisme tidak pernah luntur, justru semakin hidup di tengah masyarakat,” ujar salah satu panitia kegiatan.
Momen ini sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat perjuangan tidak hanya diwariskan lewat seremoni, tetapi juga dari sikap dan tindakan nyata warga yang tetap mencintai tanah air, meskipun dari lapak-lapak kecil dan kesibukan harian.(Bs)





