BERITASIBER.COM | PALESTINA – Ramadan tahun ini dimulai di bawah perjanjian gencatan senjata yang rapuh yang menghentikan perang selama 15 bulan lebih. Perang tersebut telah menewaskan puluhan ribu warga Palestina dan menghancurkan Jalur Gaza.
Di antara puing-puing bangunan yang hancur di kawasan Rafah, Gaza, hampir 5.000 orang Palestina berkumpul pada hari pertama Ramadan untuk berbuka puasa bersama pada Sabtu lalu seperti dilansir dari laman VOA Indonesia, Senin (03/03/2025).
Duduk menghadapi meja panjang yang berada di tengah-tengah reruntuhan itu, mereka menunggu azan magrib berkumandang sebelum menikmati hidangan berbuka mereka. Hidangan itu disiapkan oleh para sukarelawan yang bertekad menghadirkan situasi normal sepanjang bulan suci ini.
Walid Abdel Wahab, penyelenggara acara berbuka puasa bersama di Rafah itu mengatakan, “Hari ini hari yang sangat luar biasa karena kami menjamu lebih dari 5.000 orang dengan 5.000 hidangan berbuka. Hari ini kami melukiskan kegembiraan di wajah orang-orang di sini di tengah kehancuran dan di bawah puing-puing dan reruntuhan ini.”






