BERITASIBER.COM – Kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat kembali ditunjukkan jajaran Polsek Karangbinangun bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Karangbinangun.
Dengan mengedepankan pendekatan dialogis dan humanis, aparat kepolisian turut mendampingi warga Dusun Sumberejo, Desa Somowinangun, dalam menyampaikan aspirasi terkait permasalahan distribusi air bersih yang belakangan mengalami gangguan.
Kegiatan mediasi berlangsung di Balai Desa Somowinangun, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan, pada Kamis (23/7/2026) mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.15 WIB. Forum tersebut menjadi wadah komunikasi antara masyarakat, pemerintah desa, serta unsur Forkopimcam guna mencari solusi terbaik atas persoalan yang dirasakan warga.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolsek Karangbinangun IPTU I Wayan Sumantra, S.H., Pj. Danramil Karangbinangun Peltu Teguh S., Kepala Desa Somowinangun Toni Witono, S.Pd., anggota Polsek Karangbinangun, personel Koramil, Satpol PP, perangkat desa, serta sekitar 25 perwakilan warga Dusun Sumberejo.
Kehadiran aparat keamanan dalam forum tersebut merupakan bentuk dukungan terhadap penyelesaian setiap persoalan masyarakat melalui jalur musyawarah dan dialog yang konstruktif, sehingga setiap aspirasi dapat tersampaikan dengan baik tanpa menimbulkan konflik di tengah masyarakat.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Somowinangun Toni Witono menyampaikan apresiasi atas kehadiran seluruh pihak yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti musyawarah. Menurutnya, komunikasi yang terbuka menjadi langkah penting dalam mencari solusi terhadap persoalan pelayanan air bersih yang saat ini menjadi kebutuhan utama masyarakat.
Ia berharap seluruh peserta dapat menyampaikan pendapat secara santun sehingga hasil musyawarah benar-benar mampu memberikan solusi yang bermanfaat bagi seluruh warga.
Sementara itu, Kapolsek Karangbinangun IPTU I Wayan Sumantra, S.H., mengajak seluruh masyarakat untuk terus mengedepankan budaya musyawarah dalam menyampaikan berbagai aspirasi yang berkembang di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, penyelesaian permasalahan melalui komunikasi yang baik akan memperkuat hubungan antara masyarakat dengan pemerintah desa sekaligus menjaga situasi keamanan dan ketertiban tetap kondusif.
“Kami sangat mengapresiasi masyarakat yang telah menyampaikan aspirasinya secara tertib dan melalui mekanisme musyawarah. Dengan komunikasi seperti ini, pemerintah desa dapat mengetahui secara langsung kendala yang dihadapi warga sehingga solusi dapat segera dirumuskan bersama,” ungkap IPTU I Wayan Sumantra.





