Dalam forum tersebut, perwakilan warga Dusun Sumberejo, H. Supian, menjelaskan bahwa aliran air bersih menuju wilayah mereka mengalami gangguan dalam beberapa minggu terakhir. Akibatnya, masyarakat kesulitan memperoleh pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan rumah tangga lainnya.

Menurutnya, warga berharap pemerintah desa dapat segera melakukan pembenahan terhadap jaringan distribusi air bersih, termasuk mempertimbangkan pembangunan jalur pipa khusus menuju Dusun Sumberejo agar distribusi air dapat berjalan lebih optimal.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menanggapi aspirasi tersebut, Kepala Desa Somowinangun menjelaskan bahwa jaringan pipa yang digunakan saat ini telah berusia lebih dari dua dekade sehingga mengalami penurunan fungsi. Pemerintah desa, lanjutnya, telah menyiapkan langkah perbaikan sebagai solusi jangka pendek maupun jangka panjang.

Melalui musyawarah yang dimediasi oleh Forkopimcam Karangbinangun, akhirnya tercapai sejumlah kesepakatan yang diterima seluruh peserta. Pemerintah desa bersama pengurus pengelolaan air bersih sepakat segera melakukan pembenahan jaringan distribusi air sekaligus membangun jalur pipa tersendiri menuju Dusun Sumberejo agar suplai air dapat kembali normal.

Selain itu, pemerintah desa juga menyampaikan rencana pembangunan sumur bor khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga Dusun Sumberejo yang akan diusulkan dan direalisasikan pada tahun anggaran 2027. Program tersebut diharapkan menjadi solusi permanen guna meningkatkan pelayanan air bersih bagi masyarakat.

Kesepakatan yang dicapai dalam musyawarah tersebut disambut positif oleh warga. Mereka mengapresiasi respons cepat pemerintah desa serta pendampingan dari Polsek Karangbinangun dan Koramil yang telah memfasilitasi jalannya komunikasi secara terbuka dan kondusif.

Kapolsek Karangbinangun menegaskan bahwa Polri akan terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga mendukung penyelesaian berbagai persoalan sosial melalui pendekatan yang humanis dan mengedepankan dialog.

“Kami berharap hasil musyawarah ini dapat segera ditindaklanjuti sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air bersih dapat terpenuhi. Kehadiran Polri adalah untuk memberikan rasa aman sekaligus menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat,” pungkasnya.

Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Sinergi antara aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat dalam forum tersebut menjadi contoh nyata bahwa komunikasi yang baik dan semangat gotong royong mampu melahirkan solusi bersama demi terciptanya pelayanan publik yang lebih baik serta terjaganya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2