“Dari kegiatan ini pula, muncul inovasi produk olahan berbahan baku nanas yang dapat diterima oleh konsumen sehingga laku dipasaran,” tambahnya.

Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Kediri Anang Widodo menjelaskan, pada gelaran Pineapple Festival Tahun ini kita juga mengadakan berbagai macam lomba seperti cooking class, carving Nanas, lomba kupas dll.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Tujuannya adalah untuk menggali potensi dari 4 kecamatan yang menjadi sentra nanas, yaitu Puncu, Plosoklaten, Wates dan Ngancar,” tuturnya.

“Harapannya untuk mengenalkan potensi nanas di Kabupaten Kediri, dimana terdapat empat varietas utama yaitu simplex, queen, pasir kelud dan smooth cayenne,” harapnya.

Disampaikan oleh Anang, sesuai arahan Mas Bupati Kediri, dengan segera beroprasinya bandara kita harus memperkuat dari sisi hilirisasi dan industri.

“Alhamdulillah, dapat kita saksikan bersama dari 17 stand yang kita tampilkan pada kegiatan ini muncul beberapa potensi yang dapat kita kembangkan bersama, dari buah nanas dapat diolah menjadi minuman, pie nanas, bolu nanas dan kerajinan dari serat nanas,” tambahnya.

Sampai pada sesi acara grebek nanas, masyarakat sudah berkumpul menunggu untuk mendapatkan nanas secara gratis. Tak butuh waktu lama ribuan nanas habis dibawa pulang oleh pengunjung.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2