BERITASIBER.COM — Gelaran akbar olahraga tradisional air di Kabupaten Lamongan kembali mencatatkan sejarah sukses. Sebanyak 32 tim tangguh dari berbagai daerah di Jawa Timur tumpah ruah untuk beradu kecepatan dan ketangkasan mengayuh perahu dalam ajang Festival Dayung Tejoasri keempat.

Berlangsung meriah di kawasan perairan Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan pada Minggu (9/8), perlombaan ini berhasil menyedot perhatian ribuan penonton yang memadati area sekitar sejak pagi hari.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kompetisi dayung perahu tradisional yang dihelat untuk memeriahkan suasana kemerdekaan ini menyajikan tontonan yang sangat kompetitif. Puncak kemeriahan terjadi pada babak final, di mana tim perkasa asal Desa Jumputrejo, Kabupaten Sidoarjo, sukses mengamankan podium tertinggi sebagai juara pertama. Mereka berhasil menaklukkan perlawanan sengit dari tim tuan rumah perwakilan Desa Pupus Blawi, Kabupaten Lamongan, yang harus puas finis di posisi runner-up di hadapan riuh rendah dukungan penonton.

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, yang hadir langsung di tengah-tengah masyarakat untuk menyaksikan babak penentuan juara, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap konsistensi penyelenggaraan ajang tahunan ini.

Menurut Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut, kualitas penyelenggaraan Festival Dayung Tejoasri menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan dari tahun ke tahun, baik dari segi penataan teknis, estetika lokasi, maupun performa para atlet.

“Antusiasme masyarakat sangat luar biasa karena hari ini adalah penyelenggaraan Festival Dayung yang keempat. Dari tahun ke tahun, festival ini selalu menghadirkan inovasi dan perbaikan, sehingga kualitas pertandingan dan kemeriahannya semakin baik,” ujar Bupati Yuhronur dengan penuh antusias.

Potensi Masuk Kalender Provinsi dan Penguatan Standar Profesional

Suksesnya penyelenggaraan festival yang memadukan konsep olahraga rekreasi dan pariwisata (sports tourism) ini turut menarik perhatian khusus dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, Muhammad Hadi Wawan Guntoro, memberikan pujian atas kolaborasi apik antara Pemerintah Desa Tejoasri dan Pemkab Lamongan dalam menjaga kelestarian tradisi lokal.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2