TUBAN, BeritaSiber.com – Perum BULOG Cabang Bojonegoro menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kondisi beras Bantuan Pangan yang disalurkan di Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban. Selain melakukan pengecekan langsung, BULOG juga mengganti beras yang berdasarkan hasil verifikasi dinilai memerlukan penggantian.
Keluhan warga muncul terhadap beras Bantuan Pangan alokasi Juli, Agustus, dan September 2026. Sebagian beras yang diterima masyarakat disebut mengalami perubahan warna menjadi kekuningan sehingga menimbulkan kekhawatiran mengenai kualitas komoditas tersebut.
Menanggapi persoalan itu, Pemimpin Cabang BULOG Bojonegoro, Umar Said, menegaskan bahwa tidak terdapat praktik pengoplosan dalam penyaluran beras Bantuan Pangan tersebut.
“Kami pastikan tidak ada praktik pengoplosan. Keluhan terkait perubahan kondisi beras telah kami tindak lanjuti melalui pengecekan di lapangan. BULOG juga terus memperkuat pengawasan kualitas pada setiap tahapan, mulai dari penyimpanan, pengemasan, hingga sebelum beras disalurkan kepada masyarakat,” kata Umar.
Menurut Umar, pengawasan kualitas dilakukan melalui sejumlah tahapan. Pemeriksaan dimulai sejak beras diterima, kemudian selama proses penyimpanan dan pengemasan, hingga sebelum dikirim menuju titik distribusi.
Selama berada di gudang, kondisi beras juga dipantau secara berkala. Pengendalian hama dilakukan melalui perawatan gudang, spraying, serta fumigasi sesuai prosedur yang berlaku.
Beras yang akan digunakan untuk penyaluran Bantuan Pangan, lanjut dia, terlebih dahulu menjalani pemeriksaan. Jika dalam proses tersebut ditemukan beras yang membutuhkan penanganan lebih lanjut, BULOG dapat melakukan pemrosesan ulang sebelum komoditas itu disalurkan.
“Setiap beras yang akan disalurkan terlebih dahulu melalui pemeriksaan dan pengecekan. Apabila ditemukan beras yang memerlukan penanganan lebih lanjut, BULOG dapat melakukan pemrosesan ulang sebelum beras digunakan untuk penyaluran Bantuan Pangan,” jelas Umar.
Perkuat Pengawasan Sebelum Penyaluran
Sebagai bagian dari evaluasi, BULOG Cabang Bojonegoro juga memperkuat pengawasan dengan membentuk Tim Monitoring dan Evaluasi Kualitas dan Kuantitas Penyaluran. Tim tersebut bertugas melakukan pengecekan terhadap kondisi dan jumlah beras sebelum proses pengiriman maupun penyaluran kepada masyarakat.
BULOG turut berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan pemerintah desa. Pemeriksaan kembali sebelum bantuan dibagikan kepada penerima dilakukan sebagai langkah untuk memastikan beras yang disalurkan berada dalam kondisi sesuai ketentuan.





