Sementara itu, Jazilul Fawaid atau Gus Jazil menyampaikan bahwa Muscab juga menjadi forum strategis untuk merumuskan program kerja partai ke depan. Fokus utama diarahkan pada persiapan menghadapi Pileg dan Pilkada, serta memastikan kinerja para legislator PKB tetap terpantau dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Evaluasi kinerja kader di legislatif menjadi bagian penting, agar keberadaan PKB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegasnya.
Dalam Muscab tersebut, sejumlah nama muncul sebagai kandidat calon Ketua DPC PKB Gresik. Di antaranya adalah Muh Abdul Qodir, yang merupakan calon incumbent dan saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Jawa Timur dari daerah pemilihan Gresik-Lamongan. Ia sebelumnya juga pernah menjabat sebagai Ketua DPRD Gresik.
Selain itu, terdapat nama Muhammad Syahrul Munir, politisi muda yang kini menjabat Ketua DPRD Gresik dan dikenal sebagai mantan aktivis PMII. Kandidat lainnya adalah Imron Rosyadi yang saat ini menjabat Sekretaris DPC PKB Gresik sekaligus Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik.
Nama lain yang turut masuk dalam bursa kandidat yakni Bustami Hazim atau Gus Bustami, legislator asal Pulau Bawean, serta Abdullah Hamdi yang telah dua periode menjabat sebagai anggota DPRD Gresik. Satu-satunya kandidat perempuan, Ufiq Zuroida, juga turut meramaikan bursa dengan latar belakang sebagai Ketua Perempuan Bangsa Gresik dan mantan anggota DPRD Jawa Timur.
Dengan munculnya sejumlah kandidat potensial, Muscab PKB Gresik diharapkan mampu menghasilkan kepemimpinan yang solid, adaptif, dan mampu membawa partai semakin kuat dalam menghadapi dinamika politik ke depan.





