“Kalau sosok balon walikota itu, yang kuat antara Afnan dan Heroe, mereka berdua kuat ketokohannya. Hanya saja, siapapun yang besok menjadi walikota, harus bisa sejahterakan rakyatnya dan kedua hal itu dikerjakan,” pungkas Seno.

Sekedar informasi, pada publikasi Badan Pusat Statistik (BPS) Yogyakarta tentang Statistik Perumahan Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2022, hanya 54,25 persen warga Yogyakarta menempati rumah milik sendiri.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Hal yang sama dirasakan warga luar Yogyakarta, tentang kemampuan finansial orang-orang Jakarta untuk membeli properti di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), berefek terhadap tingginya harga properti di sana. Bahkan warga lokal sendiri, tidak mampu untuk membeli properti sebagai hunian mereka. (Wir)

 

Editor : Achmad Bisri

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2