AKP Joko Suprianto juga mengingatkan seluruh peserta apel agar tetap menjaga sikap humanis ketika berinteraksi dengan masyarakat. Menurutnya, tugas pengamanan bukan hanya melakukan tindakan ketika terjadi gangguan, tetapi juga mengedepankan langkah preventif melalui patroli, pemantauan dan komunikasi dengan warga.
“Laksanakan tugas dengan baik, tetap jaga kekompakan dan koordinasi di lapangan. Berikan pelayanan kepada masyarakat secara humanis. Yang tidak kalah penting, jaga kondisi dan kesehatan masing-masing personel. Jangan sampai karena terlalu memaksakan diri, kesehatan terganggu, sementara tugas ke depan masih banyak,” tegasnya.
Apel siaga tersebut sekaligus menjadi sarana untuk menyamakan persepsi dan kesiapan personel sebelum melaksanakan kegiatan pengamanan malam Minggu. Dengan kesiapan yang matang, diharapkan setiap potensi gangguan kamtibmas dapat diantisipasi secara cepat dan tepat.
Selain melakukan pemantauan, personel gabungan juga diarahkan untuk memberikan imbauan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Masyarakat diharapkan turut berperan aktif dengan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum serta segera melaporkan kepada petugas apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan.
Kapolsek Solokuro menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban masyarakat merupakan tanggung jawab bersama. Sinergitas antara kepolisian, TNI dan pemerintah daerah melalui Satpol PP menjadi kekuatan penting dalam menciptakan situasi wilayah yang aman dan kondusif.
Dengan digelarnya apel siaga malam Minggu skala besar tersebut, Polsek Solokuro bersama Koramil dan Satpol PP menunjukkan komitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat.
Kesiapsiagaan personel diharapkan dapat memberikan rasa aman, nyaman dan tenang kepada masyarakat dalam menjalankan aktivitas pada malam hari, sekaligus menjaga wilayah Kecamatan Solokuro tetap dalam situasi aman, tertib dan kondusif.





