LAMONGAN — Polsek Sarirejo, Polres Lamongan, melaksanakan kegiatan Commander Wish pagi sebagai langkah preventif untuk memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas) di wilayah Kecamatan Sarirejo, Kabupaten Lamongan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 06.00 hingga 07.00 WIB dengan menempatkan personel di sejumlah titik yang memiliki aktivitas lalu lintas cukup padat pada pagi hari.
Kapolsek Sarirejo Iptu Moch. Sokep, S.H., mengatakan bahwa kegiatan Commander Wish pagi merupakan bentuk pelayanan langsung kepolisian kepada masyarakat, khususnya para pengguna jalan yang memulai aktivitas sejak pagi.
“Kehadiran personel di tengah masyarakat pada jam sibuk pagi merupakan bagian dari upaya kami memberikan rasa aman sekaligus memastikan arus lalu lintas berjalan tertib dan lancar. Kami juga mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dan mematuhi aturan lalu lintas,” ujar Iptu Moch. Sokep.
Dalam kegiatan tersebut, sebanyak empat anggota Polsek Sarirejo diterjunkan untuk melaksanakan pengamanan dan pengaturan lalu lintas. Personel ditempatkan di dua titik yang menjadi sasaran kegiatan, yakni simpang tiga Jalan Raya Pasar, Desa Gempoltukmloko, serta pertigaan Desa Dermolemahbang, Kecamatan Sarirejo.
Penempatan personel dilakukan sejak pagi untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas masyarakat yang menggunakan kendaraan untuk berangkat bekerja, bersekolah, berbelanja maupun menjalankan kegiatan lainnya. Kehadiran anggota di lokasi diharapkan dapat membantu mengurangi potensi kepadatan sekaligus mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.
Petugas melaksanakan pengaturan arus kendaraan dengan memperhatikan situasi lalu lintas di masing-masing lokasi. Selain itu, personel juga memberikan kesempatan kepada pengguna jalan untuk melintas dengan aman dan tertib, terutama pada titik persimpangan yang menjadi pertemuan arus kendaraan dari beberapa arah.
Commander Wish pagi tersebut sekaligus menjadi sarana bagi kepolisian untuk memberikan pelayanan secara humanis. Personel tidak hanya melakukan pengaturan, tetapi juga mengingatkan pengguna jalan agar selalu berhati-hati, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta tidak melakukan tindakan yang berpotensi membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.





