LAMONGAN — Polsek Lamongan Kota, Polres Lamongan, menggelar apel pengamanan kegiatan Gebyar Kemerdekaan Agustusan Kampoeng Gajah Mada 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Apel pengamanan tersebut dilaksanakan di Lapangan Gajah Mada, Kecamatan/Kabupaten Lamongan, Senin (17/8/2026) mulai pukul 16.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian memastikan seluruh rangkaian perayaan kemerdekaan masyarakat berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Kapolsek Lamongan Kota Kompol Beni Ulang Setiawan, S.Pd., M.A.P., mengatakan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat merupakan bagian dari pelayanan kepolisian untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga.
“Kami menyiagakan personel untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas selama kegiatan berlangsung. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan pelayanan kepada masyarakat, sehingga seluruh rangkaian Gebyar Kemerdekaan dapat berjalan aman, tertib, dan lancar,” ujar Kompol Beni.
Apel pengamanan tersebut dipimpin oleh jajaran Polsek Lamongan Kota sebagai langkah awal sebelum personel melaksanakan tugas di lapangan. Sebanyak tujuh personel dilibatkan dalam kegiatan pengamanan, yakni Iptu Tjandra F., S.H. selaku Wakapolsek Lamongan Kota, bersama Aipda Andri F, Aipda Muhtadi, Aipda Luthfi, Brigadir Rendi, Brigadir Dendi, dan Briptu Muklis.
Kegiatan Gebyar Kemerdekaan Agustusan Kampoeng Gajah Mada 2026 merupakan salah satu agenda masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dengan adanya kegiatan yang melibatkan masyarakat dalam jumlah cukup banyak, aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian agar seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan dengan nyaman.
Melalui apel pengamanan, personel diberikan kesiapan untuk melaksanakan pemantauan terhadap situasi di sekitar lokasi kegiatan. Selain mengantisipasi potensi gangguan keamanan, personel juga diarahkan untuk membantu menjaga ketertiban masyarakat selama kegiatan berlangsung.
Kapolsek Lamongan Kota menjelaskan bahwa pengamanan kegiatan masyarakat tidak hanya dilakukan dengan menempatkan personel di lokasi, tetapi juga melalui koordinasi dengan berbagai pihak.
“Kami terus membangun komunikasi dan koordinasi dengan panitia maupun pihak terkait. Apabila seluruh unsur dapat bekerja sama dengan baik, potensi gangguan dapat dicegah sejak dini. Kami juga mengimbau masyarakat yang hadir untuk ikut menjaga ketertiban dan menghormati sesama,” jelasnya.





