Ia menambahkan, sejumlah pergantian pemain telah dilakukan untuk menambah daya gedor tim, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil. Solidnya pertahanan Persekabpas dinilai menjadi salah satu kunci kemenangan tim asal Pasuruan tersebut.
Sementara itu, gelandang Gresik United Dian Ardiansyah mengakui timnya melakukan beberapa kesalahan mendasar, terutama saat transisi dari menyerang ke bertahan. Kesalahan tersebut dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.
“Kami merasa cukup menguasai permainan, tapi ada momen di mana koordinasi kurang rapi. Kesalahan kecil seperti salah umpan dan pengambilan keputusan akhirnya berakibat fatal,” ujarnya.
Kekalahan ini membuat Gresik United masih tertahan dengan koleksi 6 poin dari enam laga yang telah dijalani. Tim berjuluk Laskar Joko Samudro tersebut dijadwalkan kembali melakoni pertandingan berikutnya menghadapi Waanal Brothers pada 23 Desember mendatang, dengan target bangkit dan meraih hasil positif.





