BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Dalam upaya meningkatkan kapasitas nelayan di pesisir utara Lamongan, khususnya Desa Paciran, Universitas Airlangga (Unair) melalui Fakultas Keperawatan melaksanakan program pengabdian masyarakat.
Kegiatan yang bertajuk “Peningkatan Kapasitas Nelayan dalam Penanganan Korban Tenggelam” ini melibatkan kolaborasi antara akademisi dari Universitas Airlangga dan masyarakat setempat, dengan tujuan untuk meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menghadapi situasi darurat, khususnya pada kasus korban tenggelam.
Program ini dilatarbelakangi oleh tingginya risiko tenggelam yang dihadapi oleh nelayan yang beraktivitas di perairan. Minimnya pengetahuan dan keterampilan masyarakat terkait penanganan korban tenggelam menjadi salah satu tantangan yang dihadapi Desa Paciran, yang terletak di wilayah pesisir dengan tingkat gelombang laut yang tidak dapat diprediksi.

Tim pengabdian masyarakat terdiri dari dosen-dosen Fakultas Keperawatan yang memiliki keahlian dalam bidang kegawatdaruratan dan manajemen bencana.
Kegiatan yang berlangsung Jumat (02/08/2024) dimulai dengan acara pembukaan yang dilaksanakan pada pukul 14.30 WIB, dipimpin oleh Camat Paciran, diikuti dengan sambutan dari Ketua Pelaksana Pengabdian, Dr. Yulis Setiya Dewi, S.Kep., Ns., M.Ng.

Setelah itu, para peserta, yang terdiri dari nelayan dan warga Desa Paciran, mengikuti sesi pre-test yang bertujuan untuk mengukur pengetahuan awal mereka terkait penanganan korban tenggelam.
Kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi mengenai penanganan pertama korban tenggelam. Pemberian materi ditunjang dengan demonstrasi dan praktik tentang penanganan korban tenggelam.
Pada pukul 16.00 WIB, peserta mengikuti sesi praktik dan simulasi penanganan korban tenggelam.
Kegiatan ini dipandu oleh mahasiswa dan dosen dari Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, yang menggunakan manekin sebagai alat bantu dalam simulasi.






