Misalnya, fokus pada keberlanjutan dan keunikan produk, serta menyampaikan cerita di balik produk tersebut, dapat menarik perhatian generasi yang peduli terhadap isu sosial dan lingkungan.
Kedua, pemanfaatan platform digital dapat menjadi kunci sukses bagi UMKM. Generasi Z sangat aktif di media sosial, sehingga UMKM dapat memanfaatkan platform ini untuk mempromosikan produk mereka secara kreatif. Dengan konten yang menarik dan interaktif, UMKM dapat membangun komunitas loyal yang mendukung produk lokal.
Terakhir, kolaborasi antara UMKM dan influencer yang memiliki basis pengikut di kalangan Generasi Z dapat meningkatkan visibilitas produk. Influencer dapat membantu menyampaikan pesan yang relevan dan menarik bagi generasi ini, sehingga produk UMKM dapat lebih mudah diakses dan dipahami.
Dalam menghadapi tantangan doom spending, UMKM harus tetap inovatif dan adaptif. Dengan memanfaatkan peluang yang ada, UMKM dapat tidak hanya bertahan tetapi juga berkembang di tengah perubahan perilaku konsumsi Generasi Z. Kunci utamanya adalah menciptakan nilai yang lebih, tidak hanya melalui produk, tetapi juga melalui pengalaman yang ditawarkan kepada konsumen.
Oleh: DR Abid Muhtarom,SE.,MSE (Dekan fakultas ekonomi dan bisnis UNISLA)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com






