BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Fenomena “doom spending” yang marak di kalangan Generasi Z menunjukkan perubahan perilaku konsumsi yang signifikan.
Istilah ini merujuk pada kecenderungan untuk berbelanja secara berlebihan sebagai respons terhadap ketidakpastian ekonomi dan tekanan psikologis.
Generasi Z, yang dikenal sebagai generasi digital, memiliki akses mudah ke berbagai platform belanja online, sehingga impuls untuk berbelanja sering kali sulit ditahan. Namun, di balik tantangan ini, terdapat peluang yang dapat dimanfaatkan oleh Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Tantangan utama yang dihadapi UMKM adalah persaingan dengan merek besar yang memiliki sumber daya lebih untuk menarik perhatian konsumen. Generasi Z cenderung lebih terpapar iklan dan promosi dari perusahaan besar, sehingga UMKM seringkali kesulitan untuk menonjol.
Selain itu, perilaku doom spending yang impulsif dapat membuat konsumen kurang memperhatikan nilai dari produk lokal, yang sering kali menawarkan kualitas dan keunikan lebih dibandingkan produk massal.
Namun, di sisi lain, peluang bagi UMKM juga terbuka lebar. Pertama, dengan memahami karakteristik dan preferensi Generasi Z, UMKM dapat merancang produk dan strategi pemasaran yang lebih tepat sasaran.





