Merespons laporan masyarakat terkait insiden tersebut, personel Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Lamongan langsung bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Petugas langsung melakukan pengamanan area sekitar guna menghindari kemacetan panjang, mengingat jalur Babat–Lamongan merupakan salah satu jalur nadi penghubung antar-kabupaten yang cukup padat kendaraan pada pagi hari.

Setibanya di lokasi, petugas kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu melakukan proses evakuasi terhadap bodi truk yang terguling. Selain itu, rekayasa lalu lintas diberlakukan secara buka-tutup guna mengurai antrean kendaraan yang sempat tersendat selama proses evakuasi berlangsung. Arus lalu lintas di jalur utama tersebut akhirnya kembali normal dan lancar setelah bangkai truk berhasil dipinggirkan dari badan jalan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menanggapi insiden yang melibatkan pengemudi asal Surabaya ini, pihak kepolisian kembali mengingatkan para pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan niaga dan angkutan barang, agar lebih meningkatkan kewaspadaan saat berkendara jarak jauh. Kelelahan fisik dan kondisi kurang tidur sering kali menjadi pemicu utama kecelakaan tunggal di jalan raya.

“Kami dari jajaran Kepolisian Resor Lamongan tidak bosan-bosannya mengimbau kepada seluruh pengendara, khususnya pengemudi kendaraan berat, untuk memastikan kondisi fisik benar-benar fit sebelum memulai perjalanan. Jangan pernah memaksakan diri untuk terus mengemudi jika sudah merasakan gejala kelelahan atau mengantuk,” tegas IPDA M. Hamzaid.

Pihak kepolisian menyarankan agar pengemudi yang merasa lelah untuk tidak ragu mencari lokasi aman seperti SPBU atau area istirahat terdekat guna memulihkan konsentrasi. Langkah kecil ini dinilai sangat krusial demi menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menjamin keselamatan bersama di jalan raya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2