BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Pembangunan Stadion Surajaya Lamongan yang telah rampung ternyata menyisakan masalah serius bagi Rofiah (53), pemilik warung sederhana di Desa Kebonagung, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.
Rofiah mengungkapkan bahwa para pekerja proyek meninggalkan utang di warungnya yang mencapai Rp 173 juta.
Selama delapan hingga sembilan bulan masa pembangunan stadion, warung Rofiah menjadi tempat makan, minum, dan membeli rokok bagi para pekerja dan mandor proyek. Namun, meskipun proyek telah selesai, tagihan konsumsi tersebut belum juga dibayarkan.
“Total utang untuk makan dan minum dari pekerja dan mandor proyek pembangunan Stadion Surajaya Lamongan yang belum dibayar sebesar Rp 173 juta,” ungkap Rofiah saat ditemui di warungnya di Jalan Pahlawan Lamongan.
Ia menambahkan bahwa utang tersebut telah membuatnya kesulitan memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.





