BERITASIBER.COM | LAMONGAN — Bupati Yuhronur Efendi menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamongan hingga kini belum menetapkan kebijakan Work From Anywhere (WFA). Meski demikian, ia menekankan pentingnya mengadopsi semangat efisiensi yang menjadi inti dari konsep tersebut dalam sistem kerja aparatur sipil negara (ASN).

Pernyataan itu disampaikan saat kegiatan Halal Bihalal yang digelar di halaman Kantor Pemkab Lamongan, Rabu (25/3/2026), bertepatan dengan hari pertama masuk kerja setelah libur.

Dalam arahannya, Bupati yang akrab disapa Pak Yes itu mengingatkan bahwa ke depan pemerintah daerah akan menghadapi tantangan yang semakin kompleks, termasuk dampak dinamika global dan potensi krisis energi.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Menurutnya, efisiensi harus menjadi prinsip dasar dalam setiap lini pekerjaan pemerintahan. Tidak hanya terkait penggunaan energi seperti listrik dan bahan bakar, tetapi juga mencakup pengelolaan waktu, anggaran, serta pola kerja yang lebih efektif dan produktif.

“Memang sampai saat ini belum ada keputusan atau surat edaran resmi terkait WFA. Namun esensinya adalah bagaimana kita mampu mengoptimalkan sumber daya yang ada tanpa pemborosan, dan itu bisa kita terapkan dalam pola kerja sehari-hari,” ujar Bupati Yes.

Ia menjelaskan, penerapan efisiensi dapat dilakukan melalui berbagai langkah sederhana namun berdampak signifikan, seperti penggunaan energi secara bijak, pengurangan kegiatan yang tidak mendesak, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kinerja birokrasi. Dengan demikian, pelayanan publik tetap berjalan optimal meskipun dilakukan dengan sumber daya yang lebih hemat.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2