Edi Purnomo mengimbau kepada warga agar lebih waspada dan berhati-hati dengan sapi yang mengalami stres.
“Kami berharap warga dapat lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi hewan kurban sebelum disembelih,” ujarnya.
Peristiwa ini menjadi pelajaran berharga bagi masyarakat untuk lebih memahami perilaku hewan kurban, terutama dalam situasi yang dapat memicu stres. Dengan pemahaman yang lebih baik, diharapkan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang.
Kejadian ini juga mengingatkan pentingnya penanganan hewan kurban yang baik dan benar, agar proses penyembelihan dapat berjalan lancar dan aman bagi semua pihak.
“Masyarakat diharapkan untuk lebih memperhatikan kondisi hewan kurban agar tidak terjadi insiden yang membahayakan,” pungkasnya.(Bs).





