Dandim 0812 Lamongan, Letkol Ketut Wira Purbawan, menjelaskan keunggulan benih padi PMJ 01, yang memiliki masa tanam pendek hanya 80 hari dan potensi hasil maksimal mencapai 8 hingga 11 ton per hektare.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

“Dengan satu malai yang dapat menghasilkan hingga 400 bulir, kami yakin ini akan memberikan dampak positif bagi para petani di daerah ini,” katanya.

Ia juga menambahkan bahwa setiap kecamatan telah diberikan demplot seluas 2 hektare untuk pengembangan benih ini, dengan harapan dapat diperluas hingga ke tingkat desa.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Dalam kesempatan yang sama, Rektor Unisla, Abdul Ghofur, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkolaborasi dalam keberhasilan panen benih padi PMJ 01.

Ia menekankan pentingnya universitas untuk memberikan dampak langsung kepada masyarakat demi meningkatkan kesejahteraan.

“Kedepannya, universitas tidak hanya sekadar tempat belajar, tetapi harus berdampak di masyarakat, tidak hanya dalam bidang pertanian tetapi juga di semua bidang,” tuturnya.

Dengan penanaman padi PMJ 01 ini, diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendukung program pemerintah dalam mencapai ketahanan pangan nasional.

Kegiatan ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mewujudkan visi Presiden Prabowo untuk meningkatkan produksi pangan di Indonesia.(Bs)

 

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2