Berdasarkan keterangan dokter, nyawa korban tidak tertolong lantaran 89% tubuhnya terpanggang api. “Selanjutnya jenazah dibawa pulang kerumah duka sekira pukul 01.30 wib dini hari, dan dimakamkan siang ini (24/02/2025). Pihak keluarga juga menerima kejadian ini dan menolak dilakukan autopsi,” paparnya.
Lebih lanjut dari keterangan saksi lainnya, bahwa korban sempat diketahui membeli bahan bakar jenis pertalite disebuah warung.
“Saksi lain mengetahui korban membeli pertalite dengan botol air mineral kemasan 1,5 liter. Hingga mendapat kabar jika korban bunuh diri,” tandasnya.
Diketahui, Kokom merupakan ibu rumah tangga yang aktif mengikuti beberapa kegiatan olahraga senam di Lamongan. Sementara suaminya, dikabarkan menderita penyakit struk.(bs)
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





