Penemuan ini terjadi setelah pihak kepolisian melakukan penggeledahan di sebuah rumah kost.
“Sebelumnya, pihak kepolisian memeriksa rumah kost di Jalan Panglima Sudirman, Tulungagung,” jelas Kombes Farman. Setelah menemukan petunjuk, polisi menyelidiki lebih lanjut hingga akhirnya menemukan potongan kepala dan kaki korban di kawasan Watulimo.
Penemuan jasad korban bermula ketika warga setempat melihat sebuah paket terbungkus rapi di selokan wilayah Desa Dadapan pada pukul 09.00 WIB. Curiga dengan penemuan tersebut, warga kemudian melaporkannya kepada aparat.
“Warga penasaran dan mencoba mendekati paket tersebut. Saat dipegang, terasa berat, sehingga mereka pun menjadi ragu. Akhirnya, paket hitam plastik itu dibuka,” ungkap Kepala Desa Dadapan, Andik Bangga Satria Rama.
Ketika paket tersebut dibuka, terlihat sebuah koper merah yang berisi berbagai barang, termasuk selimut yang agak putih, sepatu wanita, dan bentuk tubuh yang tidak utuh.
Warga kemudian melaporkan temuan itu kepada pemerintah desa untuk diteruskan kepada polisi.Setelah menerima laporan, Polsek Kendal segera tiba di lokasi untuk melakukan identifikasi bersama Tim Inafis Polres Ngawi.
Dari dalam koper tersebut, pihak kepolisian menemukan jasad seorang perempuan. Untuk mengetahui penyebab kematian secara akurat, polisi membawa temuan tersebut ke RSUD Dr Soeroto Ngawi untuk dilakukan autopsi.
Mereka juga mengamankan barang bukti dari lokasi kejadian, seperti koper, sprei, dan sandal. Pihak kepolisian menduga korban jatuh sebagai korban kejahatan mutilasi.
>>> Klik berita lainnya di Google News BeritaSiber.Com





