Dalam prosesnya, lokasi yang akan dilakukan pengecekan bakal diberi tanda berupa patok merah dan biru dengan jarak kurang lebih 50 meter. Patok tersebut berfungsi sebagai tanda dan penunjuk bagi petugas survei.

Masyarakat juga diminta tidak mencabut, membuang maupun memindahkan patok survei apabila menemukannya di sekitar rumah atau lokasi lainnya. Apabila posisi patok memang perlu dipindahkan, penanganannya akan dilakukan oleh tim yang bertugas.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Berdasarkan hasil sosialisasi, terdapat 17 desa dan kelurahan di Kecamatan Lamongan yang masuk dalam lintasan kegiatan survei. Wilayah tersebut meliputi Kelurahan Banjarmendalan, Jetis, Sidokumpul, Sukomulyo, Sukorejo dan Tumenggungan serta Desa Karanglangit, Kebet, Kramat, Made, Pangkatrejo, Plosowahyu, Rancangkencono, Sendangrejo, Sumberjo, Tanjung dan Wajik.

Selain pemaparan teknis, kegiatan diisi sesi tanya jawab antara peserta dan Tim Survei Seismik 2D Lamturo. Forum tersebut dimanfaatkan untuk memberikan penjelasan mengenai tahapan pekerjaan sekaligus menjawab pertanyaan dari unsur pemerintah desa dan peserta terkait pelaksanaan survei di lapangan.

Polsek Lamongan Kota menyatakan siap mendukung kelancaran kegiatan sesuai tugas kepolisian, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama tahapan survei berlangsung. Koordinasi dengan pemerintah kecamatan, desa, TNI, pelaksana kegiatan dan masyarakat dinilai penting untuk mengantisipasi munculnya persoalan di lapangan.

Beni juga menekankan pentingnya komunikasi kepada masyarakat, terutama pemilik lahan yang wilayahnya menjadi lintasan kegiatan. Dengan informasi yang jelas mengenai tujuan dan mekanisme survei, diharapkan masyarakat memahami kegiatan yang dilakukan petugas di lapangan.

Sosialisasi berlangsung mulai pukul 09.30 hingga 11.30 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan mulai pembukaan, pemaparan, sesi tanya jawab hingga ramah tamah berjalan aman, lancar dan kondusif.

“Polsek Lamongan Kota siap membantu sesuai tugas dan kewenangan kami agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman dan lancar. Dukungan masyarakat juga sangat penting. Karena itu, kami berharap koordinasi dan komunikasi terus dilakukan sehingga kegiatan di lapangan dapat berlangsung tertib, kondusif dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2