LAMONGAN, BeritaSiber.com – Dukungan Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI membantu Muhammad Riyanto mengembangkan usaha toko sepeda di Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur. Berawal dari memanfaatkan gudang kosong, kini bisnisnya berkembang menjadi dua gerai dan mampu menjangkau pelanggan hingga luar Pulau Jawa.
Pria yang akrab disapa Rian itu mengaku, ide berjualan sepeda muncul saat dirinya membantu sang ibu menjaga toko bangunan. Kala itu, sejumlah pelanggan kerap menanyakan keberadaan toko sepeda di wilayah Paciran. Melihat peluang tersebut, ia pun memutuskan membuka usaha penjualan sepeda.
“Awalnya saya membantu ibu di toko bangunan. Banyak yang bertanya, tidak ada yang jual sepeda di sini? Dari situ saya melihat market-nya cukup bagus,” kata Riyan saat ditemui di lokasi toko sepeda Desa Banjarwati Kecamatan Paciran Kabupaten Lamongan, Sabtu (7/11/2026).
Dalam merintis usaha, Riyan sempat mengandalkan pinjaman keluarga untuk memenuhi kebutuhan modal. Namun, seiring berkembangnya bisnis, ia mulai memanfaatkan KUR BRI dengan pinjaman awal sebesar Rp 100 juta. Pembiayaan tersebut kemudian meningkat hingga mencapai kisaran Rp 400 juta-Rp 500 juta.
Modal itu digunakan untuk menambah persediaan sepeda, memenuhi permintaan pelanggan, serta menjaga kelancaran operasional toko. Menurutnya, ketersediaan stok menjadi faktor penting agar konsumen tidak perlu menunggu barang terlalu lama.
“Kalau ada modal, kita bisa menambah stok. Jadi ketika ada permintaan pelanggan, barang bisa lebih siap. Kalau barang belum tersedia, biasanya pelanggan harus menunggu inden sekitar tiga hari sampai satu minggu,” jelasnya.
Berkat pengembangan usaha tersebut, jangkauan pemasaran toko sepeda Riyanto kini semakin luas. Tak hanya melayani pelanggan di Paciran dan sekitarnya, pesanan juga datang dari berbagai daerah, termasuk Bawean, Gresik, hingga Manado.
“Alhamdulillah sekarang pelanggan dari Bawean Gresik hingga Manado,” ujarnya.





