LAMONGAN, BeritaSiber.com – Sebanyak 180 atlet pelajar terbaik Kabupaten Lamongan siap berlaga dalam ajang Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Timur XV Tahun 2026.

Dengan persiapan dan pembinaan yang telah dilakukan, kontingen Lamongan optimistis mampu bersaing serta membawa pulang medali untuk mengharumkan nama daerah.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Bupati Lamongan Yuhronur Efendi berpesan agar seluruh atlet memiliki mental juara, menjunjung tinggi nama baik daerah, serta menikmati setiap proses perjuangan selama mengikuti kompetisi. Ia meminta para atlet tidak mudah menyerah dan terus berjuang karena setiap atlet memiliki potensi serta kekuatan untuk meraih kemenangan.

“Jaga mental juara, jangan mudah menyerah dan putus asa. Terus berjuang karena setiap atlet memiliki potensi dan kekuatan untuk meraih kemenangan. Kedua, jaga nama baik Lamongan dengan menjunjung tinggi sportivitas. Ketiga, nikmati prosesnya. Ini merupakan kebanggaan karena kalian akan bertemu atlet-atlet terbaik dari seluruh Jawa Timur,” tutur Bupati yang akrab disapa Pak Yes tersebut.

Pesan itu disampaikan Pak Yes saat melepas kontingen Lamongan di Pendopo Lokatantra, Senin (2/11/2026). Sebagai bentuk dukungan dan motivasi, ia secara simbolis memasangkan jaket dan topi kepada perwakilan atlet yang akan berlaga.

Pak Yes menegaskan, Pemerintah Kabupaten Lamongan akan terus memberikan dukungan terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan atlet daerah.

Menurutnya, potensi atlet pelajar Lamongan menunjukkan perkembangan yang membanggakan sehingga perlu terus didorong agar mampu menghasilkan prestasi di tingkat yang lebih tinggi.

“Kita tentu punya target untuk meraih juara. Dengan 180 atlet yang kita kirimkan, kita telah berusaha maksimal dalam pembinaan. Anak-anak ini memiliki potensi dan perkembangan yang cukup membanggakan. Semoga semakin banyak medali yang bisa dibawa pulang untuk Lamongan,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Lamongan, Siti Rubikah, menjelaskan bahwa persiapan kontingen telah dilakukan secara bertahap melalui program Sentra Latihan Daerah (Selada) sejak 10 Oktober 2026.

Program tersebut menjadi wadah pemusatan latihan bagi atlet dari berbagai cabang olahraga (cabor), sekaligus mematangkan kesiapan fisik, teknik, dan mental sebelum menghadapi pertandingan.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2