BERITASIBER.COM | LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan tengah mempersiapkan relokasi pasar ikan yang selama ini berada di kawasan permukiman padat ke lokasi baru yang lebih representatif.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Langkah ini diambil sebagai solusi atas persoalan lingkungan dan kemacetan yang kerap terjadi di sekitar pasar tersebut.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappelitbangda) Lamongan, Sujarwo, menjelaskan bahwa kondisi pasar ikan saat ini sudah tidak layak untuk menunjang aktivitas perdagangan hasil perikanan yang semakin berkembang.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Selain lokasi yang berada di kawasan padat penduduk, pasar juga dinilai menimbulkan dampak negatif seperti kemacetan lalu lintas dan pencemaran lingkungan.

“Pasar ikan saat ini berada di kawasan permukiman yang padat. Selain menyebabkan kemacetan, juga menimbulkan pencemaran lingkungan. Karena itu, relokasi menjadi solusi yang mendesak,” ujar Sujarwo, Senin (4/8/2025).

Rencana relokasi pasar ikan akan dilaksanakan di kawasan Jalan Lingkar Utara, Kelurahan Sidokumpul. Lokasi tersebut memiliki luas lahan sekitar 2,7 hektare dan dinilai strategis karena mudah diakses oleh kendaraan besar seperti truk distribusi, sehingga mendukung kelancaran arus barang dan distribusi hasil perikanan.

Pemkab Lamongan telah menyusun master plan dan Detail Engineering Design (DED) untuk pembangunan pasar ikan yang dirancang sebagai pasar modern.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2