LAMONGAN, BeritaSiber.com – Polsek Tikung melakukan monitoring ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU 54.622.23 yang berada di Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, Jumat (6/11/2026) malam.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memastikan stok BBM mencukupi serta pendistribusiannya kepada masyarakat berjalan aman dan lancar.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Monitoring yang dilakukan sekitar pukul 20.30 WIB tersebut menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam mengantisipasi potensi gangguan distribusi BBM sekaligus memastikan kebutuhan bahan bakar masyarakat tetap terpenuhi.

Kapolsek Tikung Iptu Fahrur Rozi, S.I.P., mengatakan bahwa monitoring dilakukan untuk mengetahui secara langsung kondisi stok BBM di SPBU, termasuk situasi pelayanan kepada konsumen.

“Kami melakukan pemantauan secara langsung untuk memastikan ketersediaan stok BBM dan proses penyalurannya kepada masyarakat berjalan dengan baik. Kami ingin memastikan distribusi BBM tetap aman, tertib, dan tidak menimbulkan permasalahan di tengah masyarakat,” ujar Iptu Fahrur Rozi.

Berdasarkan hasil monitoring, stok BBM di SPBU 54.622.23 Tikung tercatat masih tersedia. Untuk jenis Bio Solar terdapat sebanyak 9.031 liter, Pertalite pada tangki 3 sebanyak 18.084 liter, serta Pertalite pada tangki 5 sebanyak 9.781 liter.

Sementara itu, stok Pertamax tercatat sebanyak 10.439 liter dan Pertamina Dex sebanyak 1.078 liter. Adapun untuk Pertamax Turbo dan Pertamax Green, berdasarkan hasil pendataan saat monitoring, belum terdapat stok yang tercatat.

Kapolsek Tikung menjelaskan, dari hasil pemantauan di lokasi, tidak ditemukan adanya antrean kendaraan yang hendak melakukan pengisian BBM jenis Solar. Kondisi tersebut menunjukkan aktivitas pelayanan BBM di SPBU berjalan tertib.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2