LAMONGAN, BeritaSiber.com – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Geger turut ambil bagian dalam Festival Bandeng Lele Megilan yang digelar di halaman Kantor Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Minggu (30/8/2026).

Festival tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Turi. Selain menjadi ruang hiburan bagi masyarakat, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan potensi unggulan daerah, khususnya komoditas bandeng dan lele.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mitra SPPG Geger, Ahmad Hamam, mengatakan keterlibatan SPPG dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk partisipasi sekaligus upaya membangun kedekatan dengan masyarakat.

“Kami senang bisa ikut ambil bagian dalam Festival Bandeng Lele Megilan. Selain memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, kegiatan ini juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi pangan lokal sekaligus membangun komunikasi dan kebersamaan dengan masyarakat,” ujar Ahmad Hamam.

Menurut Hamam, pemilihan bandeng dan lele sebagai bagian dari festival memiliki relevansi dengan kehidupan masyarakat Lamongan. Kedua komoditas tersebut selama ini tidak hanya dikenal sebagai bahan pangan, tetapi juga memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk olahan yang mempunyai nilai tambah.

Ia menilai pengembangan pangan lokal perlu didukung dengan kreativitas masyarakat. Dengan pengolahan yang tepat, komoditas yang selama ini dijual dalam bentuk bahan mentah dapat dikembangkan menjadi berbagai produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

“Bandeng dan lele merupakan potensi yang dekat dengan masyarakat. Kalau dikembangkan dan diolah secara kreatif, komoditas tersebut bisa memiliki nilai tambah dan menjadi bagian dari pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata dia.

Bagi SPPG Geger, keterlibatan dalam kegiatan masyarakat seperti ini juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komunikasi dengan berbagai pihak. Interaksi tersebut dinilai penting karena pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat memiliki keterkaitan dengan ketersediaan dan pemanfaatan pangan di lingkungan sekitar.

Hamam mengatakan, keberadaan pangan lokal dapat menjadi salah satu bagian dari upaya membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pangan yang memiliki nilai gizi sekaligus berasal dari potensi daerah.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2