LAMONGAN — Polsek Kembangbahu, Polres Lamongan, terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program ketahanan pangan melalui penerapan Program Pekarangan Bergizi (P2B) dan pemanfaatan lahan di wilayah Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan tersebut dilakukan dengan monitoring secara langsung terhadap tanaman pangan bergizi yang telah dibudidayakan masyarakat, sekaligus memastikan pemanfaatan lahan berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Kapolsek Kembangbahu IPTU Sono, S.H., mengatakan bahwa monitoring tersebut merupakan bagian dari upaya Polri untuk mendukung program ketahanan pangan sekaligus mendorong masyarakat agar memanfaatkan lahan yang tersedia untuk menghasilkan bahan pangan secara mandiri.

“Kami terus mendorong dan memantau pelaksanaan Program Pekarangan Bergizi (P2B) di wilayah Kecamatan Kembangbahu. Melalui kegiatan monitoring ini, kami ingin memastikan tanaman yang sudah ditanam dapat berkembang dengan baik serta mengetahui secara langsung apabila terdapat kendala di lapangan sehingga dapat segera dicarikan solusi,” ujar IPTU Sono.

Kegiatan monitoring dilaksanakan pada Minggu, 23 Agustus 2026, mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Dalam kegiatan tersebut, anggota Polsek Kembangbahu, yakni AIPTU Mustar dan AIPDA Kujianto, melakukan pengecekan terhadap sejumlah tanaman pangan bergizi yang telah dibudidayakan di wilayah Kecamatan Kembangbahu.

Adapun tanaman yang menjadi perhatian dalam kegiatan pemantauan antara lain tomat, cabai, terong, serta berbagai tanaman pangan lainnya yang dikembangkan sebagai bagian dari pemanfaatan lahan untuk mendukung ketahanan pangan. Pemeriksaan dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman sekaligus mengetahui kondisi lahan dan kemungkinan kendala yang dihadapi dalam proses budidaya.

Monitoring secara berkala dinilai penting untuk memastikan program tidak hanya berhenti pada tahap penanaman, tetapi dapat terus berkembang hingga menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat. Dengan adanya pemanfaatan pekarangan dan lahan yang tersedia, masyarakat diharapkan mampu memenuhi sebagian kebutuhan pangan secara mandiri sekaligus menciptakan lingkungan yang produktif.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2