LAMONGAN, BeritaSiber.com – Warga Dusun Kedangean, Desa Surabayan, Kecamatan Sukodadi, Kabupaten Lamongan, memanfaatkan momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk menggerakkan perekonomian warga melalui bazar UMKM. Beragam makanan dan jajanan hasil olahan warga dijajakan dalam kegiatan yang untuk pertama kalinya digelar tersebut.

Bazar yang digelar pada Sabtu (29/8/2026) sore itu menghadirkan berbagai produk makanan, mulai jajanan tradisional hingga kuliner kekinian. Masing-masing RT menyiapkan ribuan porsi makanan untuk memenuhi tingginya antusiasme warga yang datang berburu kuliner sekaligus mendukung produk usaha masyarakat setempat.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Ketua Pelaksana Karang Taruna Tunas Muda Dusun Kedangean, Faizal Fachri, mengatakan kegiatan tersebut menjadi wadah bagi warga, khususnya pelaku UMKM dan ibu-ibu PKK, untuk memasarkan produk yang mereka buat sendiri. Selain memperkenalkan hasil olahan warga, bazar diharapkan mampu memberikan tambahan pendapatan bagi keluarga.

“Kegiatan ini menjadi wadah bagi masyarakat, terutama UMKM ibu-ibu PKK, untuk memasarkan hasil olahan mereka. Harapannya, selain memeriahkan HUT Kemerdekaan, kegiatan ini juga bisa membantu meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Faizal, Sabtu (29/8/2026).

Berbagai jenis makanan dan jajanan ditawarkan dengan harga yang relatif terjangkau. Mulai dari makanan tradisional seperti klepon, onde-onde dan klanting, hingga sejumlah jajanan modern tersedia di lapak-lapak warga.

Dari sejumlah menu yang dijajakan, onde-onde dan klanting menjadi salah satu jajanan yang paling banyak diburu. Cita rasa yang sudah dikenal sejak lama membuat makanan tradisional tersebut memiliki peminat tersendiri, terutama dari kalangan warga yang lebih tua.

“Yang banyak diburu itu onde-onde sama klanting. Biasanya yang paling suka para sesepuh atau orang-orang tua karena memang jajanan itu sudah familiar bagi mereka,” kata Faizal.

Lapak bazar mulai dibuka sekitar pukul 17.00 WIB. Tak lama setelah dibuka, warga langsung berdatangan. Antusiasme pembeli bahkan membuat sebagian besar jajanan yang disiapkan hampir habis dalam waktu kurang dari satu setengah jam.

Tak hanya warga Dusun Kedangean yang datang. Sejumlah warga dari wilayah sekitar, seperti Sidogembul, Tlogorejo dan Sukoanyar, juga turut meramaikan bazar. Mereka datang untuk membeli berbagai makanan sekaligus menikmati suasana kegiatan peringatan kemerdekaan.

Kondisi tersebut membuat bazar bukan hanya menjadi kegiatan hiburan, tetapi juga menciptakan perputaran ekonomi secara langsung di tingkat dusun. Produk yang biasanya hanya dipasarkan kepada lingkungan sekitar mendapat kesempatan untuk dibeli oleh masyarakat dari wilayah lain.

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2