“Anak saya yang dulu kecil ini sekarang sudah menuntaskan pendidikan di kedokteran hewan. Kenapa dinamai Oreo? Karena mungkin identik dengan warnanya, seperti susu yang dipadukan,” jelasnya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Mengenai perawatan sapi, Suwignyo menjelaskan bahwa tidak ada perlakuan khusus yang berbeda dari sapi-sapi lainnya.

“Kami memperlakukan semua sapi di kandang dengan sama. Hanya saja, porsi makannya berbeda. Untuk sapi ini, porsi makannya tiga kali lipat lebih banyak karena nafsu makannya yang tinggi. Sejak kecil, kami memberikan pakan berupa jerami, rumput gajah, dan sentrat,” katanya.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

Suwignyo juga mengungkapkan rencana penyembelihan sapi tersebut. Setelah hasil rapat, dirinya diundang di provinsi kemarin. Insya Allah, sapi ini akan dipersembahkan untuk Lamongan sendiri dan rencananya akan disembelih di Masjid Al-Mutakin Karanggeneng.

“Awalnya, informasi menyebutkan akan disembelih di Istiqlal, tetapi tidak tahu pertimbangan dari pihak terkait,” ujarnya.

Ia berharap, dengan adanya sapi kurban ini, masyarakat Lamongan dapat menikmatinya. “Ini adalah kesempatan dan apresiasi luar biasa bagi kami sebagai peternak. Mudah-mudahan, Pak Prabowo diberi kesehatan dan kelancaran dalam memimpin negara kita, Indonesia. Semoga ini menjadi motivasi bagi kami peternak untuk tahun berikutnya bisa menyiapkan sapi-sapi yang memenuhi kriteria untuk kurban,” tutup Suwignyo.

Dengan pembelian ini, Suwignyo berharap dapat memberikan inspirasi bagi peternak lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hewan ternak mereka, serta memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di masyarakat.(Bs)

Artikel Rekomendasi
Halaman:
1 2